Trigeminal Mengapa Kamu Kambuh?

Ya ampuuuuunn akhirnya beneran nulis juga, dari diniatin sejak pertama kali kejadian trigeminal ini. Pengen dari Juli 2020 kemaren bangeeeet pas hot hotnya tau sakit ini, tapi batal terus. 


Akhirnya hari ini, Senin, 8 Maret 2021, muncul niat nulis perjalanan ini karena jam 5 dini hari tadi pagi, setruman itu muncul lagi, yaaa bener sakit nyetrum yang kaya dulu (nanti kuceritakan di blog lain yaaa). Asli kaget, cuma karena muter posisi tidur langsung sakitnyaaaa ya Tuhan ampuni dosaku. Buru - buru aku ambil si Carbamarzepine, 3 butir sekaligus seperti biasa, lanjut tidur lagi. 


Kebetulan memang hari ini mau second opinion ke bedah saraf, setelah sebelumnya cuma ke spesialis saraf aja (ini akan ku ceritakan juga di blog berbeda yaaa). Berangkatlah ke Siloam Lippo Village bertemu dokter Julius sang Neuro Surgeon. Dokter Julius kasih 3 jenis obat, yang sebelumnya sama dokter Yusak (spesialis saraf) cuma dikasih 1 jenis obat. 


Sepanjang berobat, setruman terasa tipis-tipis. Obatnya mulai habis reaksi, krn diminum jam 5 pagi dan kekuatan obat ga sehebat dulu. Selesai dari RS, langsung minum 3 butir Carbamarzepine lagi tapi belum pengaruh juga padahal biasa langsung enakan. Entahlah. 


Sekarang mau coba minum obat dan vitamin yang diresepi dokter Julius, tapi gak minum carba lagi deh, semoga nyerinya kurang. Dan tidur... 

Popular posts from this blog

REVIEW : N'PURE Centella Asiatica Day & Night Cream

REVIEW : N'PURE Noni Probiotics Series 'Comfort Me' Moisturizer